Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Technical Meeting LKTI Intern

Lomba Karya Tulis Ilmiah ( LKTI ) akan segera dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri. Technical Meeting-nya yang pertama dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Ciamis. Saya hadir pada technical meeting tersebut, karena saya juga peserta LKTI. 
Dalam technical meeting yang pertama, panitia membahas tentang syarat-syarat dan sistematika isi karya tulis ilmiah yang akan ditulis. Seingat saya, sistematika isinya adalah mulai dari cover, lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, dan bla.. bla.. bla.. sampai ke kesimpulan.
Sepertinya akan menyenangkan ikut LKTI ini. Banyak peserta-peserta dari kelas X, XI, dan XII. Tiap-tiap kelas wajib mengirimkan minimal 1 grup untuk mengikuti lomba ini. Jika tidak, uang Rp 150.000,- melayang. Dengan denda sebesar itu, semuanya pasti ikut lomba. Jika dikalkulasikan, akan jadi begini.

Kelas X semuanya ada 9 kelas, berarti 9 grup. Itu juga yang standarnya. Belum lagi jika satu kelas mengirimkan grup lebih dari dua. Semakin berat saja saingannya.
Kelas XI dan XII dibagi-bagi jadi kelas IPA dan IPS. Kelas IPA ada 5 kelas, dan IPS 4 kelas. Ini berarti (5 x 2) + (4 x 2) + 9 = 27 grup. Ini masih perhitungan standar loh.. Saya tidak tahu pasti jumlah peserta tahun ini, karena saya baru kelas X dan bukan panitia. 7 karya tulis terbaik akan masuk final. Berarti, akan ada setidaknya 20 grup yang tersingkir.
Begitu ketat persaingan nanti. Dan semoga, kelompok saya masuk final. Amin.
Posted in lomba | Leave a comment

Nikmatnya Bukber

Buka puasa bersama memang selalu memiliki kesan tersendiri bagi orang yang melaksanakannya. Pasti sangat lain kesannya dengan buka puasa sendirian yang hanya ditemani televisi yang acaranya itu-itu saja tiap hari. Ketika kita melaksanakan buka bersama, maka akan terasa sekali rasa kebersamaan yang sangat besar. Kita bisa bersenda gurau dengan teman-teman kita, saling tukar informasi, ngobrol-ngobrol ringan, curhat, dan sebagainya.

Sejak hari pertama puasa, banyak tawaran-tawaran yang mengajak berbuka puasa bersama. Entah itu di alun-alun; di lamongan; di ‘jorojoy’, tempat makan bakso yang baru-baru ini dibuka ( kalau tidak salah.. ) dan masih banyak lagi pokoknya. Kalau saya punya banyak uang, pasti saya akan mengikuti semua tawaran buka bersama yang ditujukan ke saya. Saya ingin sekali ikut buka bersama bersama orang yang menawari saya bukber. Tapi, kebanyakan dari mereka saya tolak, karena saya tidak punya uang. Coba bayangkan. Dalam sekali buka puasa bersama bisa menghabiskan uang Rp 15.000,-. Tawaran banyak dimana-mana. Sedangkan uang saya hanya sedikit. Kebutuhan banyak. Dan hasil akhirnya, saya jadi galau -_-


Saya paling pusing kalau saya sedang galau karena tidak punya uang, lalu ada yang mengirim sms yang isinya “hoi! mau ikutan buka bersama …. di …. nggak?” atau “buat yang mau ikut buka bersama, bayar 15.000 ke bendahara. terakhir bisa bayar hari ….”. Langkah yang sering saya lakukan ketika menerima sms itu: ambil bantal, simpan di karpet, rebahkan badan, pejamkan mata selama 3 jam.

Setelah itu, saya pikir-pikir lagi. Dan hasilnya, saya putuskan untuk ikut buka bersama dengan anak-anak Smansacis ( SMA Negeri 1 Ciamis ), dan alumni Nedacis ( SMP Negeri 2 Ciamis ) angkatan 2011-2012. Soal buka bersama dengan AnarQieez, saya masih bingung. 

Buka bersama dengan anak-anak & kakak kelas Smansacis telah dilaksanakan hari ini. Sementara buka bersama dengan alumni Nedacis akan dilaksanakan tanggal 12 Agustus yang akan datang. Semoga buka bersama dengan alumni Nedacis ini bisa selancar, sesukses, dan seramai buka bersama dengan anak-anak & kakak kelas Smansacis. Amin..

Posted in coretan | Leave a comment

HandPhone Asli Bukan Untuk Anak kecil

Jauh-jauh hari, saya melihat dua anak kecil yang kira-kira berumur 6 sampai 7 tahun sedang asyik bermain telpon genggam ber-keypad qwerty. Saya tidak tahu merk HP-nya apa, tapi menurut saya harganya itu berkisar antara 200-300 ribu rupiah.

Harganya memang tidak terlalu mahal, tapi lumayan juga buat bisnis. Apa yang dilakukan dua anak kecil itu dengan HPnya? Bisa baca aja baru sedikit, nulis aja mungkin belum bisa, kenapa orang tua mereka membelikan HP buat mereka? 

Jawabannya: “Mereka terlalu dimanja”. Iya, belum terlalu lancar baca sama nulisa aja sudah dikasih HP. Aku aja yang sudah lancar sekali baca & nulis minta HP ke orang tua susah amat. Alasannya: “Belum punya uang” hehehe

Itulah contoh orangtua yang kurang baik. Seharusnya jangan dikasih HP beneran kalau hanya buat main game. Beli aja PS atau apa kek, yang jelas jangan dulu kasih HP. 

Posted in coretan, info | Leave a comment

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 H

Tidak terasa sekarang sudah memasuki bulan ramadhan, bulan suci penuh ampunan. Perasaan baru aja deh bulan ramadhan yang kemarin kelar, kok sekarang sudah masuk bulan ramadhan lagi? Waktu memang benar-benar seperti anak panah yang melesut kencang.

Saya atas nama pribadi dan keluarga memohon maaf kepada seluruh pengunjung blog saya atas kekhilafan dan kekurangan saya selama ini. Maafkan juga apabila di dalam postingan saya, anda merasa tersinggung dengan kata-kata yang saya ketik.

Saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim di dunia yang melaksanakannya.Marilah kita berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya karena bulan ini bulan yang penuh berkah. Dan marilah kita bertaubat karena bulan ini bulan penuh ampunan.


Marhaban Ya Ramadhan. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 H..

Posted in coretan, si adi, Uncategorized | Leave a comment

Tips Twitter-an Pake Modem



Makin hari, Twitter makin banyak penggunanya. Para Facebooker pun ada yang pindah ke Twitter. Mungkin bukan ada lagi, tapi banyak! Kenapa? Kata teman saya, facebook itu tempatnya orang-orang ‘4l4y’. Lihat aja nama-nama pengguna facebook sekarang. Alay-alay. Nggak bangeut deh..


Itu yang jadi alasan utama facebooker pada pindah ke twitter. Bagi yang suka twitter-an di rumah, mungkin twitterarnnya pake modem. Twitter ‘kan loadingnya suka lama kalau pake modem, jadi saya punya tips buat mengatasi hal itu.

Cara pertama adalah dengan menggunakan jasa TweetCatch.com. TweetCatch.com ini sama seperti twitter web, hanya saja tampilannya lebih minimalis ( atau lebih tepatnya diminimaliskan (^-^) ). Saya juga sering enggunakan jasa yang ini. Tampilannya lumayan enak sih kalau menurut saya, loadingnya pun cepat pula. Mantab deh pokoknya 😀


Cara kedua dengan menggunakan jasa WriteLonger.com. Tampilannya gelap, namun lumayan elegan. Sedikit lebih lama loadingnya dari TweetCatch. Kadang-kadang saya WriteLonger ini. 


Masih banyak sebenarnya yang lainnya, seperti TweetDeck.com, Tumblr.com, dsb. Tapi saya lebih menyarankan yang 2 jasa itu. 


Terakhir dari saya, selamat mencoba dan jangan lupa follow saya ya, hehehe. @adi_purnama4 . Ojo lali ya?? 😀

Posted in tips 'n trik | Leave a comment

Dari Putih Biru menjadi Putih Abu-abu..

Ya sob.. Dari judul diatas, sobat bisa menyimpulkan sendiri kalau saya baru lulus SMP. Rasanya ada senang ada juga sedih, campur aduk kayak permen nano-nano. Senangnya ya saya bisa dapat banyak kenalan di SMA nanti, sedihnya jangan tanya deh, pasti udah pada tau ini..
Banyak momen yang didapat saat SMP. Persahabatan, perkembangan, semuanya ada pada saat itu. Jujur saja ya sob, waktu aku masih SD, aku belum tau apa-apa, polos begete. Belajar jarang, bermain diutamakan. Pantas saja waktu pertama kali masuk SMP aku kayak orang oon, bingung, lirik kanan-kiri entah nyari siapa. Tapi, semakin kesana aku semakin berfikir mau jadi apa aku nanti. 
Aku mulai rajin belajar di SMP. Usahaku ternyata ada hasilnya. Prestasiku meningkat dan aku mulai bisa bersaing dengan teman-teman yang lain. Ahh bangga rasanya waktu itu..
Kini, aku harus ganti pakaian, menjadi putih abu-abu. Yah.. mau bagaimana lagi. Ini harus kulakukan untuk menyelesaikan pendidikanku. Semua kenangan saat di SMP, takkan kulupakan.. Insya Allah. 
Posted in si adi | Leave a comment