Contoh Surat Pembaca

Kurangnya Penanfaatan E-Learning
Setiap siswa tentu ingin menjadi pintar. Untuk menjadi pintar, tentu pula harus belajar. kini belajar dapat dilakukan dengan cara jarak dekat dan jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh ini disebut juga e-learning.
Di sekolah kita, e-learning sudah ada, namun belum terlalu dimanfaatkan. Siswa lebih suka membuka situs-situs jejaring sosial, misalnya facebook dan twiter.
Kemarin malam saya membuka e-learning. Tidak ada satupun siswa yang online, termasuk juga guru. Tapi, pada waktu saya buka facebook, banyak sekali teman-teman saya yang online.
Dan ketika saya membuka pelajaran seperti Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Kewarganegaraan, IPS, dsb. tidak ada satupun yang dapat saya baca atau unduh. Mata pelajaran yang dapat dibaca serta diunduh hanya pelajaran TIK, IPA, PLH, dsb.
Kadang siswa banyak yang online di e-learning, tapi sayangnya hanya pada mata pelajaran TIK saja. Itu juga belum tentu atas kehendak siswa sendiri.
Saran saya, buatlah e-learning menjadi senyaman situs-situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Dan diharapkan pula para guru untuk selalu memasukkan bahan pembelajarannya ke e-learning. Bila perlu, tambahkan gadget obrolan seperti pada facebok. Dengan begitu, akan terjadi kerjasama dan komunikasi antarpengguna yang online
                                                                                                    Adi Purnama
Jl. Jati no. 496 Sindangrasa Ciamis
This entry was posted in belajar, info. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s